work hard & thinking!

Membuat Backup dengan luckyBackup pada Linux Ubuntu 9.04 Desktop

Tutorial ini menjelaskan bagaimana cara meng-install dan menggunakan luckyBackup pada Sistem operasi Ubuntu 9.04 desktop. luckyBackup adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk melakukan backup data dan sinkronisasi yang dilaksanakan oleh tool rsync. Tools ini sangat mudah digunakan, cepat (melakukan transfer hanya pada data yang telah berubah dan tidak untuk semua data), aman (menjaga data kita tetap aman dengan melakukan check ke semua direktori yang ada sebelum melakukan manipulasi data), reliable dan dapat diskustomisasi.

1. Meng-install luckyBackup

luckyBackup tidak ada pada repository official Ubuntu, tapi dari Launchpad. Oleh karena itu kita perlu menambahkan repository luckyBackup pada konfigurasi apt kita.

Buka terminal (Applications > Accessories > Terminal)…

… lalu jalankan perintah di bawah:

Setelah itu kita update database paket kita…

… dan install luckyBackup sebagai berikut:

Cuma itu, luckyBackup sekarang telah ter-install dan siap digunakan.

2. Menggunakan luckyBackup

Dengan luckyBackup kita dapat melakukan backup/restore hanya pada folder yang punya akses tulis di dalamnya (sebenarnya anda dapat melakukan backup folder yang read-only, tetapi anda tidak dapat me-restore nya). Oleh karena itu terdapat dua peluncur pada luckyBackup, satu menjalankannya sebagai hak akses normal user pada bagian Applications > Accessories > luckyBackup

… dan satunya lagi menjalankannya dengan privilege root pada Applications > System Tools > luckyBackup (super user):

Jika anda ingin melakukan back up home directory anda, menjalankan luckyBackup sebagai normal user tidak ada masalah.

Pada gambar di bawah adalah tampilan luckyBackup. Secara default, tidak tugas backup yang ada. Untuk membuat suatu backup, klik pada tombol add …

… dan isilah jendela Task properties. Tentukan nama untuk tugas serta direktori sumber (direktori yang ingin anda backup) dan direktori tujuan (direktori dimana anda ingin luckyBackup menyimpan data backup) (direktori tujuan dapat berada di dalam direktori sumber, tapi kita harus mengecualikan direktori backup dari backup, karena demikian kita akan membuat sutup proses loop yang tidak berhenti). Tandai Juga membuat tugas untuk tujuan restore untuk secara otomatis membuat sebuah restore yang cocok untuk backup ini. Lalu klik pada bagian Advanced:

Pada bagian jendela Advanced anda sekarang dapat melakukan pengecualian directory dari backup (misalnya Backup files, Trash). Untuk menghindarkan loop (ingat, direktori backup saya adalah /home/cecep/Backup yang berada di dalam directory sumber /home/cecep), kita harus melakukan pengecualian direktory backup ini; untuk melakukannya, klik pada User Defined

… dan tambahkan direktori-direktori backup yang ingin dikecualikan:

Lalu klik tombol Okay. Anda akan melihat You warning pada gambar di bawah – klik saja OK:

Sebuah jendela Task properties dengan properti tugas restore akan terbuka jika kita telah menandai juga membuat tugas untuk tujuan restore. Pastikan semua setting yang telah dibuat sudah betul lalu klik Okay:

Sekarang anda akan menemukan dua buah tugas pada jendela utama, tugas backup dan tugas restore. Kita ingin tugas backup menjadi aktif (jadi ini akan dijalankan dengan cron, misalnya), dimana tugas restore biasanya dilakukan secara manual (untuk menghindari kehilangan data), oleh karena itu kita tandai checkbox pada tugas backup…

… dan klik icon floppy disk untuk menyimpan untuk menyimpannya pada profil default (sehingga Anda tidak akan kehilangan tugas yang baru Anda buat ketika Anda menutup luckyBackup).

Kita sekarang dapat menjalankan backup pertama secara manual. Pastikan bahwa tugas backup di check (dan tugas restore tidak) lalu klik pada tombol Start:

Sebuah jendela baru akan muncul dan sekarang akan menunjukan progress dari backup. Klik pada tombol Done setelah menutup:

Untuk melakukan restore backup (untuk menghidari kehilangan data), lakukan uncheck pada tugas backup dan lakukan check pada tugas restore lalu klik pada tombol Start:

Kembali, jendela baru akan muncul, dan menunjukan kemajuan dari proses restore. Klik tombol Done setelah proses selesai untuk menutup:

Hingga sekarang, kita telah melakukan backup secara manual. Tentu saja, sangat menarik jika kita dapat membuat proses backup secara otomatis pada waktu tertentu (misalnya sekali perhari). Untungnya luckyBackup mendukung tugas yang seperti ini (misalnya, cron jobs). Untuk membuat sebuah cron job, klik pada tombol ikon waktu:

Sebuah jendela baru muncul (jadwal). Klik pada tombol add untuk membuat sebuah tugas cron baru:

Sekarang anda dapat menentukan kapan kita ingin luckyBackup membuat backup untuk anda. Klik pada tombol Okay ketika telah selesai:

Tugas cron sekarang seharusnya telah di list pada jendela jadwal. Klik untuk melakukan cron!!:

Cuma itu, luckyBackup sekarang telah membuat backup untuk anda secara otomatis.

Sumber: http://www.howtoforge.com

September 14, 2009 | Tags: , ,
Bookmark and Share